Search

Minggu, 13 April 2014

NASKAH SOAL DAN LEMBAR JAWABAN UN GUNAKAN BARCODE

Kualitas penyelenggaraannya Ujian Nasional (UN) tahun ini semakin ditingkatkan. Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi kecurangan sekaligus memperkuat kelemahan pelaksanaan di sekolah.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemdikbud Khairil Anwar Notodiputro menyampaikan, mulai tahun ini naskah soal UN dengan lembar jawaban tidak terpisah. Jika pada tahun lalu peserta didik dapat menggunakan lembar jawaban temannya karena terpisah, mulai tahun ini naskah soal dengan lembar jawaban UN (LJUN) merupakan satu kesatuan. “Naskah soal dan lembar jawaban UN menggunakan sistem barcode,” katanya memberikan keterangan pers di sela-sela kegiatan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayan (RNPK) 2013 di Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan, Depok, Selasa (12/2).
Khairil menjelaskan, dengan menggunakan barcode, maka peserta ujian tidak dapat saling tukar kode soal seperti tahun lalu. Dia mengungkapkan, kalau keduanya dipisah maka peserta didik akan menjawab soal secara salah, yang tidak cocok dengan lembar jawaban UN-nya. “Bayangkan kalau keliru, LJUN A dengan soalnya B, pasti jelek sekali nilai si anak,” katanya.
Gambar barkode
Oleh karena itu, dalam sosialisasi pihaknya menekankan agar jangan sampai lembar jawaban ujian tertukar. Jika lembar jawaban rusak agar minta diganti berikut soalnya. “Jangan hanya meminta lembar jawabannya saja,” katanya.
Demikian sebaliknya, kalau naskah soal rusak jangan hanya minta diganti naskah soal, harus meminta ganti naskah soal beserta LJUN. “Karena merupakan satu paket dan ada kode yang saat dipindai (scan) akan ketahuan lembar LJUN mengacu soal yang mana,” katanya.
Hal senada disampaikan Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Teuku Ramli Zakaria. Dengan barcode, kata dia, peserta didik tidak perlu lagi menulis kode soal. “Kode soal tidak akan sama dengan yang lain karena berdasarkan barcode,” katanya.
Khairil menambahkan, persiapan UN sampai saat ini sampai pada merakit soal dan diharapkan cepat selesai. Adapun jumlah soal sebanyak 20 paket untuk setiap ruang ujian berisi 20 peserta. Meski demikian, kata dia, jumlah variasi paket soal tiap provinsi sebanyak 30 buah. “Soal untuk kelas A dan kelas B bisa berbeda karena dibuat 30 paket soal, tetapi dalam ruangan tetap 20 soal,” katanya.
(ASW)
APA ITU BARKODE
Sebuah kode batang atau kode palang (bahasa Inggris: barcode) adalah suatu kumpulan data optik yang dibaca mesin. Sebenarnya, kode batang ini mengumpulkan data dalam lebar (garis) dan spasi garis paralel dan dapat disebut sebagai kode batang atau simbologi linear atau 1D (1 dimensi). Tetapi juga memiliki bentuk persegi, titik, heksagon dan bentuk geometri lainnya di dalam gambar yang disebut kode matriks atau simbologi 2D (2 dimensi). Selain tak ada garis, sistem 2D sering juga disebut sebagai kode batang.
Barkode bisa berangka atau tidak berangka
(tidak diberinya angka untuk menjaga kerahasiaan)
Penggunaan awal kode batang adalah untuk mengotomatiskan sistem pemeriksaan di swalayan, tugas dimana mereka semua menjadi universal saat ini. Penggunaannya telah menyebar ke berbagai kegunaan lain juga, tugas yang secara umum disebut sebagai Auto ID Data Capture (AIDC). Sistem terbaru, seperti RFID, berusaha sejajar di pasaran AIDC, tapi kesederhanaan, universalitas dan harga rendah kode batang telah membatasi peran sistem-sistem baru ini. Seharga US$0.005 untuk membuat kode barang bila dibandingkan dengan RFID yang masih seharga sekitar US$0.07 hingga US$0.30 per tag.
Kode batang dapat dibaca oleh pemindai optik yang disebut pembaca kode batang atau dipindai dari sebuah gambar oleh perangkat lunak khusus. Di Jepang, kebanyakan telepon genggam memiliki perangkat lunak pemindai untuk kode 2D, dan perangkat sejenis tersedia melalui platform smartphone.
Kegunaan
Kode batang (barcode) terutama UPC, sudah menjadi bagian penting dalam peradaban modern. Penggunaan yang sudah tersebar luas menjadikan kode batang terus digunakan dan berkembang dengan baik,seperti:
Hampir semua barang yang dijual di toko grosir, department store, sudah menggunakan dan memiliki kode batang UPC. Hal ini sangat membantu dalam melacak seluruh item yang dibeli dengan memunculkan harga dan data yang sebelumnya sudah program.
Penggunaan pada kartu anggota Ritel (hampir seluruh toko ritel seperti alat olah raga, kosmetik, peralatan kantor, obat, dan factory outlet) untuk mengidentifikasikan konsumen yang menjadi anggota.
Pelacakan gerakan item, termasuk sewa mobil, bagasi maskapai penerbangan. Sejak tahun 2005, maskapai menggunakan standar IATA 2D kode batang di boarding pass (BCBP).[2]
Beberapa 2D kode batang embed hyperlink ke halaman web page. Sebuah telepon genggam mampu dapat digunakan untuk membaca kode batang dan browsing situs yang terhubung.
Pada 1970-an dan 1980-an, perangkat lunak kode sumber ini kadang-kadang dikodekan dalam kode batang dan dicetak di atas kertas.
Kategori Berdasarkan Kegunaan
Terdapat 6 kategori barcode berdasarkan kegunaannya, yaitu:
  1. Barcode untuk keperluan retail. Barcode untuk keperluan retail, salah satu contohnya adalah UPC (Universal Price Codes), biasanya digunakan untuk keperluan produk yang dijual di supermarket.
  2. Barcode untuk keperluan packaging. Barcode untuk packaging biasanya digunakan untuk pengiriman barang, dan salah satunya adalah barcode tipe ITF.
  3. Barcode untuk penerbitan. Barcode untuk keperluan penerbitan, sering digunakan pada penerbitan suatu produk, misalkan barcode yang menunjukkan ISSN suatu buku.
  4. Barcode untuk keperluan farmasi. Barcode untuk keperluan farmasi biasanya digunakan untuk identifikasi suatu produk obat-obatan. Salah satu barcode farmasi adalah barcode jenis HIBC.
  5. Barcode untuk keperluan non retail. Barcode untuk kepentingan non retail, misalkan barcode untuk pelabelan buku-buku yang ada di perpustakaan. Salah satu tipe barcode untuk keperluan non retail ini adalah Code 39.
  6. Barcode untuk keperluan lain.

Pembaca Kode Batang
Pada awalnya pembaca kode batang yaitu scanner atau pemindai dibangun dengan mengandalkan cahaya yang tetap dan satu photosensor yang secara manual digosokkan pada kode batang.
Kode batang scanner dapat digolongkan menjadi tiga katagore berdasarkan koneksi ke komputer, yaitu : Jenis RS-232 kode batang scanner. Jenis ini membutuhkan program khusus untuk mentransfer data input ke program aplikasi. Jenis lain, adalah bercode yang menghubungkan antara komputer dan PS 2 atau AT keyboard dengan menggunakan kabel adaptor. Jenis ketiga adalah USB kode batang scanner, yang merupakan lebih modern dan lebih mudah diinstal perangkat daripada RS-232 scanner, karena scanner kode batang ini memiliki keuntungan yaitu tidak membutuhkan kode atau program untuk mentransfer data input ke program aplikasi, ketika anda melacak kode batang datanya dikirim ke komputer seakan-akan telah mengetik pada keyboard.
Cara membaca Kode Batang
Kode batang terdiri dari garis hitam dam putih. Ruang putih di antara garis-garis hitam adalah bagian dari kode.
Ada perbedaan ketebalan garis. Garis paling tipis “1”, yang sedang “2”, yang lebih tebal “3”, dan yang paling tebal “4”.
Setiap digit angka terbentuk dari urutan empat angka. 0 = 3211, 1 = 2221, 2 = 2122, 3 = 1411, 4 = 1132, 5 = 1231, 6 = 1114, 7 = 1312, 8 = 1213, 9 = 3112.
Standar kode batang retail di Eropa dan seluruh dunia kecuali Amerika dan Kanada adalah EAN (European Article Number) – 13. EAN-13 standar terdiri dari:
Kode negara atau kode sistem: 2 digit pertama kode batang menunjukkan negara di mana manufacturer terdaftar.
Manufacturer Code: Ini adalah 5 digit kode yang diberikan pada manufacturer dari wewenang penomoran EAN.
Product Code: 5 digit setelah manufacturer code. Nomor ini diberikan manufacturer untuk merepresentasikan suatu produk yang spesifik.
Check Digit atau Checksum: Digit terakhir dari kode batang, digunakan untuk verifikasi bahwa kode batang telah dipindai dengan benar.
Keuntungan menggunakan kode batang
1.    Proses Input Data lebih cepat, karena : Kode batang Scanner dapat membaca / merekam data lebih cepat dibandingkan dengan melakukan proses input data secara manual.
2.      Proses Input Data lebih tepat, karena : Teknologi Kode batang mempunyai ketepatan yang tinggi dalam pencarian data.
3.  Proses Input lebih akurat mencari data, karena : Teknologi Kode batang mempunyai akurasi dan ketelitian yang sangat tinggi.
4.    Mengurangi Biaya, karena dapat mengindari kerugian dari kesalahan pencatatan data, dan mengurangi pekerjaan yang dilakukan secara manual secara berulang-ulang.
5.  Peningkatan Kinerja Manajemen, karena dengan data yang lebih cepat, tepat dan akurat maka pengambilan keputusan oleh manajemen akan jauh lebih baik dan lebih tepat, yang nantinya akan sangat berpengaruh dalam menentukan kebijakan perusahaan.
6.    Kemampuan bersaing dengan perusahaan saingan / kompetitor akan lebih terjaga.

Minggu, 09 Februari 2014

Tim Honda Bikin Kesepakatan Untuk Tampil Solid di Ajang Balap MotoPrix



Penulis : Niko
Foto : Dok M+

Kamis lalu (29/1) Astra Honda Motor (AHM) resmi bikin MOU untuk semua tim yang akan turun di balapan nasional tahun ini. Perjanjian ini akan mengikat kontrak dengan 21 tim.
Dua puluh satu tim itu terdiri dari 5 tim untuk balap di IndoPrix dan 16 pasukan sayap mengepak yang turun di MotoPrix. Enam belas tim yang akan balap di MotoPrix terdiri dari, 5 tim MotoPrix Region 1 atau Sumatera, 5 tim untuk Region 2 atau Jawa, 2 tim untuk Region 3 atau Bali-NTT-NTB, 2 tim untuk Region 4 atau Kalimantan, dan 2 tim untuk MotoPrix Region 5 Sulawesi.
Pasukan Honda menambah kekuatannya di Region 2. Jelas kelihatan dengan adanya tim Astra Motor Racing Team (ART) Jogja. ART Jogja dibela pembalap asal Sulawesi Selatan, Willy Hammer. Tahun lalu Willy bergabung dengan Honda Rinjani. Tahun ini Honda Rinjani diperkuat Hafiz dan Samhan.
Di region Sumatera pun pasukan sa-yap mengepak bertambah. Enggak tanggung-tanggung, dua tim akan menambah tim Honda akan lebih kompetitif. Honda PPL dan Honda Drakula. Honda PPL diperkuat rider asal Jawa Timur, Tommy Salim.

Modifikasi Honda CS1 2008 Jakarta, Mimpi Punya Moge Aplikasi Street "Duck" Fighter


Foto : David

Obsesi punya moge, Angga Lesmana tempuh jalur modifikasi CS1 dari bebek sport jadi bebek jalanan alias atreet ‘duck’ fighter. "CS1 ini punya banyak sejarah, jadi saat mimpi punya moge saya pilih modifikasi saja," dalih Angga panggilan akrabnya.
Aliran SF khas keluarga Minor Fighter (MF) dirasa paling pas supaya pamor bebek 125 cc ini terlihat layaknya moge yang diidamkan. “Konsep SF yang diterapkan diserahkan semuanya ke bengkel Din’s Bikes (DB). Intinya ‘Motor Aink Kumaha Modifikator’ lah. Yang penting hasilnya sesuai konsep,” jelas Angga yang berprofesi sebagai teknisi hardware di salah satu gerai handphone ini.
Kejar tampilan SF, struktur frame harus banyak diubah. Tersisa hanya underbone pengikat engine CS1. “Sasis belakang sudah disunat semua. Gantinya pipa besi diameter ½ inci, dibikin knock down,” ujar Anas Choerudin, modifikator dari Din’s Bikes (DB). Menutupi underbone asli, aksi kamuflase deltabox dipilih.
“Semua mulai dari tangki, buntut dan juga deltabox dibikin dari fiberglass. Hindari getar berlebih dan bikin fiber pecah, tebal serat kaca ini dibikin 5 mm. Tebal segitu sih pastinya tahan getaran. Sedangkan untuk menyokong tangki dipakai pelat besi 6 mm,” detail Udin, panggilan modifikator satu ini.
Jurus yang paling jitu, saat kaki-kaki dipilih. Biasanya limbah moge Jepang jadi pilihan, tapi kali ini limbah motor Cina. “Selain harganya murah, tampilan pun enggak kalah garang dengan limbah moge Jepang,” papar Angga yang jelasin upside down pake Minerva 150 dan pelek Migelli 250. Kombinasi ini dirasa cukup proposional dan bikin orang nyangka ini motor batangan tulen.

Air Mata Kekalahan



Nasib sial
Wajah boleh sangar, tapi hati tetap melankolis. Siapa tak gentar melihat Mario Balotelli? Tinggi, kekar, pelit senyum pula. Tapi, semua itu berubah 180 derajat dini hari tadi, Minggu (9/2). Super Mario menangis, persis jagoan film India yang sedang ditinggal pacar.

Diganti pada menit ke-73, saat AC Milan bentrok Napoli dalam lanjutan Serie A 2013/2014, Balotelli tertangkap kamera sedang menangis di bangku pemain.

Tak ada yang bisa menjelaskan, kenapa Balotelli menangis. Sempat diduga, sang bomber menangis lantaran perlakukan rasis fans Napoli. Namun itu dibantah Clarence Seedorf, juru taktik I Rossoneri.

Seedorf hanya mengatakan, bahwa setiap olahragawan wajar menangis. Dan pelatih asal Belanda itu menilai tangis Balotelli sungguh indah. "Itu hal yang lumrah dalam dunia olah raga. Kita harus sadar, dia juga manusia biasa," kata Seedorf.

Seedorf menambahkan, bisa jadi Balotelli sedih karena tak bisa tampil maksimal seperti ketika melawan Cagliari. "Malam ini dia memang kurang bernasib baik," kata Seedorf.

Laga Napoli bentrok Milan berakhir dengan kekalahan Rossoneri. Tim yang bermarkas di San Siro itu ditekuk dengan skor 1-3.

Kagok Bawa Mobil Mewah, Striker AC Milan Nyeruduk Pohon

February 07, 2014 oleh Samuel Bukti
Ditangkap
Begini nih kalau belum mahir mengendarai mobil mewah. Mau pamer malah nyeruduk pohon. Nasib apes menimpa M'baye Niang, penyerang AC Milan. Kejadian kocak itu terjadi tak jauh dari latihan Montpellier, Perancis, Minggu (2/2). Niang bermain untuk Montpellier sebagai pemain pinjaman.


Akibat kejadian tersebut, pemain kelahiran 19 Desember 1994 itu pun harus berurusan dengan polisi. Awalnya, Niang sempat menolak untuk ditahan. Namun dia akhirnya menyerah, karena di Perancis tak satu pun yang kebal hukum, termasuk pesepakbola.

Saksi mata mengatakan, Niang yang mengendarai mobil mewah Ferrari tampak ugal-ugalan. Beberapa pengendara lain sudah mengingatkan agar Niang berhati-hati. Akan tetapi, Niang membandel. Alhasil, Ferrari pun 'menyundul' pohon.